Dingin dingin habis hujan, makan roti bakar dan secangkir kopi buatan bundanya adek hmmmmm yummmmmmmmy.
:rate
Akhirnya berhasil juga menginstall ubuntu remix 10.4 di Taby (nickname toughbook ku) setelah mencoba mencari alternatif booting pake macem-macem software seperti unetbootin, tutorial di pendrive, akhirnya aku nyerah mencoba menjalankannya lewat USB, mau ndak mau alternatif yang lainnya adalah menginstallnya ke harddisk lewat wubi bawaannya ubuntunya, dan finally it’s work running on my Taby.
Akhirnya ngutek-ngutek linux lagi
Dah hampir seminggu pake toughbook ni g kerasaan, nah ini saatnya berbagi rasa
.
Waktu pertama datang sempat shock karena kok bentuknya kecil bgt tidak sesuai perkiraan, kalau ngeliat di websitenya sepertinya besar banget terus tebel, ternyata ukuran 10″ cukup compact tapi tebelnya yang luar biasa tebel, kira2 10cm ada tuh tebelnya.
Dari semua featurenya yang sangat kukagumi dan membuat orang-orang yang melihat tertarik adalah swivelnya yang bisa tilt dan yaw 180 derajat tanpa mematikan layar LCDnya sungguh2 ajaib, kemaren nyobain toshiba yang PC tablet juga yang bisa diputar ternyata layar mati kalau di toughbook ngga keren banget
.
Fitur yang kedua yang asyik lagi adalah touchscreennya empuk bgt kalau ditutul pake jari pun wenak
. Dan ada tempat stylusnya yang keren nyangkut di layarnya jadi kalau butuh cepat bisa langsung diambil. Terus fitur selanjutnya yang bikin terheran2 adalah g ada saluran buang udaranya, sempat aneh juga gimana caranya buang udara panasnya nih kalau gini tapi g taulah heran juga sampai sekrang tak cari2 g ketemu.
Fitur selanjutnya Semua Port yang menghubungkan ke dunia luar ditutup rapat pake shield karet hmm amazing right
, untuk membuka dan menutup layar LCDnya ada segelnya dari besi
keren2 makin keliatan gagah
, dah gitu bagian bawahnya besi semua dan semua materialnya atasnya dari magnesium alloy
wow , tapi beratnya g terlalu berat masih beratan IBM R51e ku
ruarrr biasa.
Kesan selanjutnya nih toughbook banyak bautnya
, dan so fleksibel dan benar2 keliatan tangguh
, baterainya masih tahan 6 jam kalau layar dibuat setengah brightnessnya dan wifi dimatikan
. Tapi karena prosesornya masih Centrino 1,1 GHz memang sih agak lelet dikit dibandingkan R51e yang kemaren tapi kalau buat mobile bisa sangat diandalkan. Toughbook ini sangat sunyi, bener2 g ada suaranya pas tak liat kemaren mungkin karena Hard disknya yang sudah SSD (solid state disk) sehingga benar2 g bersuara alhasil ini juga yang mungkin jadi tahan banting karena g pake piringan Hard disk
keren bgt
.
Kekurangannya Touchpadnya agak keset and berat kalau dibuat geser2 tapi kalau dah biasa enak juga kok
, Keyboardnya sangat2 mini dan kurang ergonomis kalau dibuat ngetik lama kalau g biasa agak pegel
dan peletakan tuts nya juga agak rapat dan ada beberapa posisi tuts yang g seperti biasanya jadi perlu penyesuaian lagi, tapi keyboardnya kalau dipencet empuk enak bisa buat ngetik cepat dan bisa ditekan keras g khawatir
karena so pasti tough
.
Overall 97% keren bgt ni laptop buat outdoor dan macho bgt, buat yang suka petualangan sepertinya nih barang piranti wajib deh karena fungsi dan fiturnya yang keren banget
.
I Love My Toughbook
Foto terakhir sebelum meluncur ke Indonesia

Toughbook

Toughbook
Foto terakhir sebelum meluncur ke indonesia
hasil uji terakhirnya kira2 baterenya bisa tahan sampe 5 jam pemakaian normal busyet keren – keren
Lagi menunggu anggota keluarga baru dah lama pengen akhirnya kesampaian juga, so jangan ragu bermimpi

Toughbook
Kalau mau lebih jelas baca disini
Keluarga yang satu lagi

Robosapien V1
Thanx masliliks sudah bersedia direpotin













Recent Comments