Posts Tagged ‘Safety’

Terik …

Terik

barge inspection

on barge

Gas test

Salah satu kegiatan safety

Rambu lalu lintas dan penjelasannya

Salah satu cara agar selamat berkendara selain memastikan kendaraan, diri dan jalan aman yang tidak kalah penting ialah mengetahui macam macam rambu di jalan dan penjelasannya, nah bagi yang belum tahu macam – macam rambu berdasarkan PP No. 43 Tahun 1999. Baca disini ya

Analisa resiko pekerjaan

Analisa resiko adalah Kegiatan analisa suatu risiko dengan cara menentukan besarnya kemungkinan/probability dan tingkat keparahan dari akibat/consequences suatu risiko

Dampak dari suatu kegiatan bisa dihubungkan dengan : Manusia, Lingkungan, Aset, dan Reputasi Perusahaan

Dampak Yang berkaitan dengan manusia dibagi menjadi beberapa bagian lagi contoh :

  • Kegiatan tersebut dapat  menyebabkan luka hanya bersifat First Aid saja.
  • Kegiatan tersebut dapat  menyebabkan luka  tidak masuk kerja
  • Kegiatan tersebut dapat menyebabkan cacat sebagian
  • Kegiatan tersebut dapat menyebabkan cacat total
  • Kegiatan tersebut dapat menyebabkan kemaatian / fatality

Read the rest of this entry »

Istilah istilah dalam penyakit akibat kerja

Berikut adalah beberapa istilah yang sering dijumpai kalau kita membahas penyakit akibat kerja.

Cacat Sebagian adalah hilangnya atau tidak fungsinya sebagian anggota tubuh tenaga kerja untuk selama-lamanya

Cacat Total adalah keadaan tenaga kerja tiadak mampu bekerja sama sekali untuk selama-lamanya

Cacat Fungsi adalah keadaan berkurangnya kemampuan atau tidak berfungsinya sebagian anggota tubuh tenaga kerja akibat kecelakaan kerja untuk selama-lamanya

Penyakit Akibat Kerja (PAK) (Occupational Diseases) adalah penyakit yang disebabkan oleh  pekerjaan atau lingkungan kerja (Permennaker No. Per. 01/Men/1981)

Penyakit Akibat Hubungan Kerja (Work Related Diseases) yaitu penyakit yang dicetuskan, dipermudah atau diperberat oleh pekerjaan. Penyakit ini disebabkan secara tidak langsung oleh pekerjaan dan biasanya penyebabnya adalah berbagai jenis faktor.

Penyakit Akibat Kerja (PAK) (Occupational Diseases) adalah penyakit yang diderita sebagai akibat pemajanan terhadap faktor-faktor yang timbul dari kegiatan pekerjaan (ILO, 1996)

LOCK OUT DAN TAG OUT (bagian satu)

Setiap Tahun  banyak pekerja yang cedera , kadang – kadang  Fatality ( Kematian ) ditempat kerja akibat kelalaian atau kurangnya peringatan ditempat kerja tersebut, misalkan ketika mereka bekerja pada Equipment/Mesin dan tiba-tiba langsung dioperasikan tanpa memberikan informasi sebelumnya atau menayakan terlebih dahulu status / Kondisi terakhir Alat tersebut. Kejadian Seperti ini bisa dicegah dengan melakukan Prosedure Lock ( Penguncian ) dan Tagging (pemasangan Label /Tag ) serta isolasi ( Mengisolasi/proteksi sementara) terlebih dahulu dengan benar .

Lock out dan Tag out adalah Safety Prosedure Isolasi yang  sangat penting disaat kita bekerja dengan peralatan Listrik bertegangan Tinggi / Gas-Steam bertekanan /Explosive & Toxid  materials untuk melindungi Karyawan/pekerja dari cedera ringan /serius terlebih Fatallity ( Kematian ), serta perlindungan terhadap Company Property  ( Harta Perusahaan ) , untuk kelancaran Operasi yang aman dan selamat.

Read the rest of this entry »

Cara mendeteksi penyakit akibat kerja

Kalau sebelumnya sudah dibahas tentang beberapa penyakit akibat kerja nah sekarang akan dibahas mengenai cara mendeteksi penyakit akibat kerja. Mendeteksi penyakit akibat kerja ini penting dilakukan agar ditemukan permasalahan utama penyebab penyakit akibat kerja sehingga dapat diambil langkah-langkah perbaikan, tindakan medis, dan pemindahan si penderita penyakit akibat kerja.

Adapun beberapa langkah yang dapat dilakukan, yaitu

Yang pertama harus dilakukan adalah ditelusuri riwayat penyakit tersebut, apa pekerjaannya? , penyebab penyakitnya? , lingkungan kerjanya?, seberapa sering terkena paparannya?, dll

Yang kedua adalah dilakukan pemeriksaan klinik kepada si penderita agar diketahui seberapa parah penyakitnya si penderita.

Yang ketiga adalah dilakukan pemeriksaan laboratoris atau pemeriksaan rontgen kalau memang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Yang keempat adalah dilakukan pemantauan personil mengenai prilaku bekerja dari penderita tersebut, apakah tersedia APD di tempat kerja tersebut, apakah APD yang digunakan sudah sesuai, apakah si pekerja cocok bekerja di tempat kerja tersebut.

Secara garis besar untuk mendeteksi penyakit akibat kerja diperlukan kejujuran dari si penderita dan diperlukan kesungguhan untuk menemukan apakah sebenarnya penyebab dasar dari penyakit akibat kerja tersebut. Semakin banyak hal-hal yang berkaitan dengan penyakit kerja tersebut ditemukan maka semakin tepat pula tindakan yang dapat diambil untuk mencegah terjadinya hal yang sama pada orang yang bekerja di tempat kerja tersebut.

Standar Helm Menurut SNI

Helm merupakan pelindung kepala ketika kita berkendaraan sepeda motor, banyaknya kecelakaan bersepeda motor menyebabkan kita harus lebih berhati hati didalam berkendaraan motor. Selain menggunakan helm untuk menghindari kecelakaan yang lebih parah, menaati rambu rambu lalu lintas dan selalu berkendara dengan baik dan tidak ugal ugalan dijalan

Bagi yang belum pernah baca Standard SNI untuk Helm baca disini yah

Nilai ambang batas kebisingan suara

Telinga kita memiliki keterbatasan didalam menerima suara yang berlebih, safety membuat tabel perhitungan antara lama paparan dengan level kebisingan yang diperbolehkan untuk dapat didengar oleh telinga manusia.

Durasi / hari (jam) Level kebisingan db(A)
8 90
6 92
4 95
3 97
2 100
1 – ½ 102
1 105
½ 110
¼ 115

Dari tabel diatas kita dapat melihat bahwa untuk lingkungan kerja dengan daerah kebisingan 90 db maka si pekerja maksimal diperbolehkan didaerah kerja tersebut adalah 8 jam, dengan menggunakan tabel ini diharapkan penyakit akibat kerja yang ditimbulkan oleh kebisingan ini akan terkurangi.

Penggunaan Ear plug dan Ear muff untuk daerah-daerah dengan kebisingan tinggi membantu mengurangi akibat paparan tersebut sampai dengan 60% asalkan alat tersebut masih dalam kondisi baik dan digunakan dengan tepat, sehingga proteksi dari alat tersebut berfungsi dengan baik.

Semoga informasi yang sedikit ini dapat bermanfaat, kalau ada tambahan atau ingin didiskusikan monggo kasih coment dibawah, selalu ingat 3 T dalam bekerja

Tahu pekerjaannya Tahu bahayanya Tahu cara menanggulangi bahayanya.

Kebutuhan minimum penerangan menurut safety

Seperti kita ketahui penerangan juga merupakan salah satu potensi dari kecelakaan kerja dan kesehatan kerja. Lampu seharusnya dipasang sesuai dengan tempatnya, lampu yang terlalu terang bisa menimbulkan kita tidak nyaman karena terlalu silau, panas dan pemborosan energi, begitu pula sebaliknya lampu yang gelap dapat merusak mata dan menimbulkan kcelakaan kerja.

Berikut standard minimum penerangan menurut safety

Read the rest of this entry »

Inspeksi

Inspeksi

Penempatan Alat Pemadam Api RIngan (APAR) yang benar

APAR (Alat Pemadam Api Ringan) adalah alat pemadam api portable yang mudah dibawa, cepat dan tepat didalam penggunaan untuk awal kebakaran, selain itu pula karena bentuknya yang portable dan ringan sehingga mudah mendekati daerah kebakaran. Dikarenakan fungsinya untuk penanganan dini peletakannya pun harus ditempatkan ditempat-tempat tertentu sehingga memudahkan didalam penggunaannya. Read the rest of this entry »

Teknik Pemadaman Api

Together In TeamDiantara kita pasti sudah mengetahui bahwa Api terbentuk karena 3 Hal, atau biasa disebut dengan segitiga api,

3 hal tersebut ialah :

  • Bahan bakar
  • Panas
  • Dan Oksigen

Kalau salah satu dari tiga parameter diatas dapat di matikan maka Api otomatis akan juga ikut mati. Berdasarkan hal tersebut diatas maka dirumuskanlah beberapa cara untuk memadamkan api.

Read the rest of this entry »

Klasifikasi kebakaran dan media pemadamannya

Man vs FireKlasifikasi kebakaran adalah suatu penggolongan bahaya kebakaran berdasarkan jenis bahan yang terbakar

Tujuan dilakukan Klasifikasi kebakaran adalah untuk menentukan media pemadam dan cara pemadaman yang tepat

Jenis media pemadam dibagi menjadi tiga besar :

  1. Jenis cair      : Air, busa kimia, busa mekanis, dan AF3
  2. Jenis padat   : Dry chemical (Dry Powder)
  3. Jenis gas      : CO2, N2 (Inergen), Halon

Read the rest of this entry »

POST CALENDAR
September 2010
M T W T F S S
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Categories
My Foto
empty space

loneliness

Lelap bersama senja

full moon

the fly.jpg

More Photos